Menjadi Lebih Baik - Befinda
Terbaru
Loading...

Sabtu, 09 September 2017

Menjadi Lebih Baik

Menjadi Lebih Baik
 
Berawal keluarnya bayi dari kandungan sang ibu, pengorbanan yang tak terbalas dari seorang wanita. Terlihat seorang masih polos tiada dosa menangis tergerang gerang. Itulah aku dengan segala kelemahanku. 
 
Detik, menit, jam, bahkan ratusan hari telah kulewati selama ini. Yang tak terhitung berapa banyak helai nafas ku tarik lepas dalam jiwa raga ku ini. 

Semakin bertambah usiaku, semakin berkurang umurku di dunia fana ini. Tak kusangka sekarang aku telah beranjak remaja yang tak elak akan menjadi dewasa. Bagi seorang yang masih remaja, baik buruk masih dalam proses mengenalnya.

Masa peralihan dari kanak kanak menuju dewasa. Masa mencari jatidiri yang sebenarnya. Masa yang konon katanya banyak godaan godaan duniawi menerpa.

Apalah aku salah satu dari sekian juta orang di dunia ini. Satu dari sekian orang yang menikmati gemerlapnya lautan duniawi.

Tak heran, aku termasuk orang yang terjebak dalam manisnya dunia. Aku tergoda oleh nafsu hatiku sendiri. Aku terlena oleh duniaku. Hura hura duniawi layaknya angin segar terhempas begitu saja. Tak kuasa membentengi nafsu hatiku.
 
Ohh tuhan apakah ini yang dinamakan tersesat? Ketika ku kehilangan arah dari hakikat hidup,. Sekarang aku berada dalam kegelapan dunia yang kubuat sendiri. Aku telah lalai dalam melaksanakan kewajibanku yang seharusnya waktuku digunakan untuk menghamba pada-Mu.  
 
Aku layaknya manusia biasa yang hanya melewati hari-hari monoton setiap harinya. Hanya itu-itu saja yang selalu kulakukan tanpa adanya ibadah lebih dariku kepada-Mu. 
 
Sungguh apa hakikat hidup sebenarnya? Kenapa banyak orang di generasi sekarang terjebak oleh indahnya dunia yang tak lain diriku juga.

Berat rasanya menikmati nikmatnya berkhalwat dengan-Mu. Ataukah ini hanya perasaanku saja yang telah terlapisi oleh tipu daya setan. Betapa pedihnya aku yang jauh dari rahmat-Mu.
 
Terangi hatiku dengan rahmat-Mu ya Allah.. Kelalaian itu terjadi tidak bukan karena diriku sendiri. Itulah nafsu hatiku yang tak terkendali menjelma sebagai perlakuanku sehari-hari yang tak sadar hasad, iri, dengki, serakah mengobarkan api dalam hatiku.
 
Aku bimbang, bingung, resah dengan semua ini. Aku sampai di titik dimana aku harus berfikir lebih dewasa meninggalkan sikap kekanak-kanakanku, keegoisanku, dan keserakahanku terhadap dunia.

Aku tak ingin menghabiskan hidup hanya begini saja, aku ingin berubah, aku ingin anugerah-Mu Allah. Aku tersadar oleh semua ini. Aku lelah dengan lembutnya bisikan setan yang menusuk.
 
Langit saja tidak selamanya gelap, fajar datang silih berganti terang. Meninggalkan segala kesalahan kesalahan dengan membenahi diri menjadi seorang yang istiqomah di jalan-Mu.
 
Yuk berdoa agar aku, kamu, dan kita semua bisa menjadi lebih baik aamiin

#Bismillah menjadi yang lebih baik..

Share with your friends

Notification
Halo, terimakasih sudah mengunjungi blog Befinda.my.id dan jangan lupa baca artikel lain disini.
Oke