Indonesia Go Digital Bersama Teknologi Cloud Computing - Befinda
Terbaru
Loading...

Jumat, 30 April 2021

Indonesia Go Digital Bersama Teknologi Cloud Computing

Saat ini kamu sedang membaca artikel “Indonesia Go Digital Bersama Teknologi Cloud Computing“. Ini menandakan bahwa kamu salah satu dari sekian banyak pengguna internet dari seluruh penjuru dunia. Seiring berjalannya waktu, pengguna internet di Indonesia mengalami peningkatan yang pesat. Menurut survei yang telah dilakukan oleh APJII atau Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet di Indonesia diperoleh fakta bahwa terjadi peningkatan pengguna internet menjadi 196,7 juta jiwa pada kuartal II 2020 dari hanya sebesar 171,2 juta pada tahun 2018.

Namun dalam hal daya saing digital, secara global Indonesia masih berada di peringkat 56 dari 63 negara. Atau dapat dikatakan berada di peringkat 8 dari bawah. Dalam cakupan Asia Pasifik, indeks daya saing digital Indonesia menduduki peringkat ke-12 dari 14 negara. Berdasarkan total penduduk lebih dari 20 juta, Indonesia menduduki urutan ke 23 dari 28 negara. Hal ini berdasarkan pada survei IMD World Digital Competitiveness yang dilakukan pada tahun 2019.

Sudah satu tahun lebih kita dihadapkan dengan adanya pandemi. Aktivitas perekonomian global terganggu akibat dari covid-19 dan mengakibatkan proyeksi pertumbuhan global jatuh pada tahun 2020. Begitupun aktivitas pendidikan yang sekarang dilaksanakan secara daring, hal ini menjadikan elemen pendidik dan peserta didik berkutat dengan teknologi digital untuk melaksanakan pembelajaran online. Adapun pelayanan masyarakat juga mengalami hal yang sama, terutama pelayanan yang memungkinkan dapat dilakukan secara digital akan dilaksanakan sedemikian rupa. Tak hanya ekonomi, pendidikan, dan pelayanan masyarakat saja namun pandemi covid-19 mengubah hampir berbagai segi kehidupan di UUlakukan secara digital.


Namun disisi lain, pandemi covid-19 dapat dijadikan sebagai batu loncatan untuk melakukan percepatan transformasi digital. Adanya pandemi ini memaksa manusia mengubah cara beraktivitas, cara kerja, cara belajar, hingga cara bertransaksi yang awalnya dilakukan secara tatap muka menjadi serba digital.

Pandemi juga menyadarkan bahwa transformasi digital sangat dibutuhkan dalam segi ekonomi, bisnis, pendidikan, hingga pelayanan masyarakat. Tekonologi digital bukan lagi menjadi kebutuhan pendukung, namun kini sudah menjadi kebutuhan primer. Dalam kehidupan sehari-hari kita telah akrab dengan komunikasi, makan, belanja, transfer, belajar, dan kebutuhan lainnya yang tersedia dalam perangkat digital yang kita miliki, salah satunya perangkat yang sedang kamu gunakan untuk membaca artikel ini hehe. 

Pentingkah Go Digital?

Jika ada pertanyaan 'pentingkah Digital?' tentu saja jawabannya penting. Terutama dalam bidang ekonomi bisnis, pemerintah bahkan menargetkan 30 juta dari 64 juta pelaku usaha bisa go digital dan terintegrasi dalam sistem elektronik pada tahun 2023 mendatang. Dengan adanya Go Digital para pelaku usaha bisa lebih menghemat modal yang dikeluarkan. Mereka tidak harus memiliki toko fisik agar produk bisa dikenal secara luas namun memiliki toko online untuk memasarkan dagangannya. Berbeda dengan toko konvensional, dimana calon konsumen bertemu penjual dengan kata lain harus datang ke toko untuk membeli sesuatu. Sekarang ini, website dijadikan sebagai lapak digital oleh penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi pembelian.

Dalam dunia pendidikan, digitalisasi juga sangat diperlukan. Seperti sekarang ini terjadi transformasi belajar dari tatap muka menjadi melalui online. Untuk mendukung pembelajaran dibutuhkan LMS atau Learning Management System yang digunakan pendidik dan peserta didik mengakses dan melaksanakan kegiatan pembelajaran. Tak hanya itu saja, untuk mendukung kegiatan belajar mengajar dibutuhkan referensi/sumber belajar dari manapun. Karena pembelajaran abad 21 mendorong agar siswa lebih leluasa mencari sumber belajarnya sendiri. Biasanya sumber belajar diperoleh siswa melalui website/blog berkaitan dengan materi yang diajarkan. Administrasi sekolah saat ini juga sudah banyak perubahan dari yang sebelumnya dilakukan secara manual sekarang sudah serba digital. Semua ini digunakan untuk mendukung pendidikan agar berjalan lebih efektif dan efisien.


Digitalisasi juga memudahkan layanan masyarakat digunakan oleh seluruh masyarakat di seluruh Indonesia. Misalnya seperti yang sudah dilakukan oleh Direktorat Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil atau dikenal dengan Dukcapil. Dukcapil sudah menerapkan inovasi Dukcapil Go Digital ke masyarakat sejak tahun 2019 lalu. Ketika pandemi covid-19 memasuki Indonesia, terobosan pelayanan administrasi kependudukan ini sangat diperlukan di semua kabupaten maupun kota untuk memudahkan pelayanan masyarakat. Selain Dukcapil, digitalisasi juga sudah diterapkan oleh pelayanan kesehatan. Teknologi digital telah dimanfaatkan oleh faskes atau fasilitas kesehatan agar dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta mutu pelayanan kepada masyarakat luas. 

Bagaimana Memulai Digitalisasi?

Lantas bagaimana langkah untuk memulai digitalisasi? Salah satu langkah untuk memulai digitalisasi yaitu dengan menggunakan layanan Cloud Computing. Dengan menggunakan Cloud Computing kita bisa membuat website yang digunakan untuk mendukung bidang yang diinginkan. Misalkan sebagai pelaku usaha kita bisa memanfaatkan website sebagai tempat mengenalkan produk yang ingin dijual dan meningkatkan insight. Sebagai pendidik kita bisa memanfaatkan website sebagai LMS atau website yang berisi tentang materi sebagai sumber belajar siswa. Website juga digunakan oleh pemerintah untuk menyampaikan berbagai informasi dan juga sebagai pelayanan kepada masyarakat.

Apa Itu Cloud Computing?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, dalam dunia digital sering kita jumpai istilah Cloud Computing. Namun terkadang masih bingung akan istilah ini. Lantas apa itu Cloud Computing? Singkatnya Cloud Computing atau komputasi awan merupakan metode penyampaian berbagai layanan informasi melalui internet. Biasanya kita menyimpan file di penyimpanan lokal/hardrive melalui pc atau handphone, namun penyimpanan berbasis Cloud memungkinkan kita menyimpan file selama kita memiliki akses internet. Cloud Computing memudahkan pengguna menjalankan program tanpa harus menginstal aplikasi terlebih dahulu. Dengan adanya teknologi Cloud Computing, pengguna dengan mudah bisa mengakses informasi melalui internet dimanapun dan kapanpun.

Penggunaan komputer yang semakin meningkat pada suatu pekerjaan, dibutuhkan media penyimpanan yang lebih besar. Terutama pada bidang ekonomi dan bisnis yang membutuhkan teknologi berkapasitas tinggi untuk mengamankan data berharga. Pada umumnya teknologi ini mahal biayanya, namun dengan adanyaCloud Computing, perusahaan tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk mendapatkan layanan berkualitas ini.

Bagaimana Cara Kerja Cloud Computing?

Pada penerapannya, teknologi Cloud Computing menjadikan internet menjadi pusat server dalam pengelolaan datanya. Sehingga sistem ini membantu pengguna untuk login ke internet agar bisa mengakses program atau aplikasi tanpa harus menginstal aplikasi/program terlebih dahulu.

Media penyimpanan data dari pengguna akan disimpan secara virtual/awan sehingga tidak membutuhkan memori komputer atau hardisk untuk menyimpan data. Pengguna hanya membutuhkan jaringan internet saja agar dapat mengakses aplikasi/program tersebut tanpa perlu melakukan proses instalasi program/aplikasi.

Apa Saja Manfaat Cloud Computing?

Berikut ini beberapa manfaat dari Teknologi Cloud Computing, diantaranya yaitu :

1. Media Penyimpanan Terpusat pada Server

Media Penyimpanan pada teknologi Cloud Computing terpusat pada satu server. Selain itu, dalam segi infrastruktur pengguna tidak tidak perlu lagi menyediakan data center dan media penyimpanan. Karena pada Cloud Computing sudah tersedia secara virtual melalui satu server.

2. Keamanan Data

Keamanan data tidak perlu dipertanyakan lagi. Dalam penerapannya, teknologi Cloud Computing  telah menyediakan jaminan sehingga file data tidak mudah rusak yang didukung oleh jaminan ISO. Data dan informasi akan lebih aman jika dibandingkan dengan metode penyimpanan konvensional yang memerlukan hardisk atau memori.

3. Lebih Murah dan Tahan Lama

Cloud Computing lebih murah dan tahan lama karena penerapannya tidak memerlukan media penyimpanan pada harddisk karena media penyimpanan sudah terpusat pada server Cloud

Macam-Macam Cloud Computing

Berikut ini adalah beberapa macam layanan cloud yang bisa digunakan tentunya sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Ada 4 macam atau tipe layanan Cloud Computing. Mari simak pembahasan dibawah ini

1. Private Cloud

Private Cloud adalah layanan teknologi Cloud yang hanya digunakan oleh satu organisasi atau perusahaan saja secara private atau pribadi. Layanan ini pada umumnya digunakan untuk interaksi semacam intra-bisnis, di mana sumber daya Cloud-nya bisa diatur, dimiliki, dan dioperasikan sendiri oleh perusahaan atau organisasi tersebut.

2. Community Cloud

Community Cloud biasanya digunakan oleh lebih dari dua pihak misalnya  komunitas, institusi, atau organisasi. Mereka memiliki tujuan yang sama untuk mengelola data-data yang dimiliki. Sehingga dengan menggunakan layanan Community Cloud, perusahaan dapat meminimalisir biaya pembayaran yang bisa dikeluarkan oleh kedua belah pihak.

3. Public Cloud

Layanan Cloud ini menggunakan model publik/umum, sehingga siapapun dapat mengakses fitur layanan ini. Biasanya layanan ini tidak berbayar alias gratis namun juga ada yang berbayar dengan fitur fitur tertentu. Layanan ini sering kita jumpai bahkan kita juga menggunakannya seperti Twitter, Instagram, Facebook, Youtube pada social media lain. Public cloud sendiri tentunya memiliki kelemahan, yaitu kemanan data sehingga kita perlu memilih provider dan hosting yang terpercaya untuk menjaga keamanan data.

4. Hybrid Cloud

Hybrid Cloud merupakan gabungan dari dua layanan yaitu Private Cloud dan Public Cloud. Layanan jenis ini memiliki interaksi model B2B/Business to Bussines atau B2C/Business to Consumer. Hybrid Cloud ini juga dapat digunakan pada komputasi terikat bersama namun dengan Cloud yang berbeda juga.

Struktur Cloud Computing

Computer Front End : Biasanya yaitu Komputer desktop biasa dan muncul di halaman depan atau disebut interface. 

Computer Back End : Computer back end yaitu komputer skala besar yang biasanya berupa server komputer yang dilengkapi dengan data center. 

Penghubung : Perangkat ini sebagai penghubung keduanya bisa berupa jaringan LAN atau internet. Sehingga dalam hal ini perangkat dapat terkoneksi satu dengan yang lain untuk dapat bertukar informasi atau data.

Indonesia Go Digital Bersama Teknologi Cloud Computing

Cloud Computing bisa menjadi solusi dan memberikan manfaat yang bisa dirasakan oleh masyarakat Indonesia saat ini. Ditambah dengan tuntutan digitalisasi membuat layanan Cloud sangat dibutuhkan untuk mempermudah berbagai macam pekerjaan. Dalam penerapannya tentunya layanan Cloud Computing memerlukan hosting yang berkualitas tinnggi agar performanya baik dan stabil. Salah satu penyedia layanan Cloud Provider Indonesia yang sudah berpengalaman dibidangnya adalah IDCloudHost. PT Cloud Hosting Indonesia merupakan salah satu perusahaan layanan Hosting SSD Cloud pertama di Indonesia dengan berbagai macam teknologi komputasi awan yang telah dirancang untuk berbagai macam kebutuhan masyarakat luas.

IDCloudHost berharap akan tercipta suatu teknologi informasi yang dapat bermanfaat serta mempermudah segala layanan yang dibutuhkan oleh pengguna, IDCloudHost dikenal dengan slogan “Everything you need is here” yaitu IDCloudHost akan memberikan pelayanan optimal untuk meningkatkan dan mendukung hosting maupun server komputasi awan yang efektif dan efisien bagi pengguna. 

Saat ini saya sedang menempuh bangku kuliah dengan program studi pendidikan matematika yang nantinya akan menjadi guru matematika. Sebelum lulus kuliah memiliki keinginan untuk membuat sebuah blog yang membahas mengenai matematika. Sehingga nantinya dapat menjdai media ajar ketika menjadi guru kelak. Awalnya menggunakan blog ini untuk memposting materi matematika. Namun setalah saya pikir kembali, saya memutuskan untuk membuat blog khusus untuk membahas tentang matematika.

Saya memiliki 2 blog yang semuanya menggunakan platform blogspot. Namun saya ingin blog yang akan saya buat ini menggunakan CMS Wordpress agar lebih leluasa dalam mengelolanya. Untuk itu memerlukan hosting untuk menjalankan websitenya. Saya tertarik untuk mencoba layanan Cloud hosting dari IDCloudHost. Sebagai pemula saya memilih paket starterpack yang sangat murah yaitu hanya Rp 15.000,- untuk hosting kemudian juga menggunakan domain my.id seharga Rp 10.000,-. 

Langkah Membeli Layanan Hosting di IDCloudHost

Langkah langkah membeli layanan cloud hosting dan domain melalui IDCloudHost saya rangkum sebagai berikut :

1. Pertama, silakan buka laman IDCloudHost.com, arahkan pointer menuju menu layanan, kemudian Klik Cloud Hosting.


2. Selanjutnya memilih layanan hosting sesuai yang dibutuhkan. Ada beberapa pilihan layanan mulai dari starter pro yang paling murah hingga Advance Pro. Kebetulan sebagai pemula saya memilih Starter Pro dengan harga Rp 15.000,-


Kemudian pilih pesan sekarang.

3. Kemudian dihadapkan dengan halaman Choose a Domain, terdapat beberapa pilihan domain yaitu register, transfer, use exiting, dan subdomain. Saya memilih register karena ingin mendaftarkan domain baru.


Kemudian memilih domain yang didaftarkan. Saya mendaftarkan domain bells.my.id dengan harga Rp 10.000,- selama satu tahun. Kemudian jika nama domain tersedia tekan Continue untuk melanjutkan.


Namun, Jika  hanya memesan Hosting Saja dan sudah mempunyai domain sebelumnya, Silahkan bisa memilih opsi Use Existing. Kemudian pada halaman Use Existing, masukkan domain yang pernah Anda daftarkan, kemudian klik Use.

4. Kemudian dihadapkan pada halaman Configure, silahkan pilih lama periode order Hosting yang diinginkan pada bagian Choose Billing Cycle. Saya memilih bulanan atau monthly alias berlangganan bulanan.

Kita juga dapat menambahkan beberapa layanan tambahan yang telah disediakan oleh IDCloudHost jika ingin menambah layanan yang tertera pada bagian Available Addons. Kemudian tekan Continue untuk melanjutkan.


5. Pada Halaman Review &  Checkout, Silakan periksa kembali layanan yang dipesan. Jika  mempunyai Kode Promo silakan bisa memasukkan kode promo pada bagian Promotion. 

Perhatikan bagian Billing Details, Kita bisa mendaftarkan akun baru dengan memilih Create a new Account atau login menggunakan akun IDCloudHost yang sudah dimiliki dengan tekan Existing Customer login dengan memasukkan email dan password. 

Karena saya sudah memiliki akun maka saya login menggunakan akun yang saya miliki.


Pada Bagian Payment Details Anda bisa memilih Metode pembayaran IDCloudHost yang Anda bisa gunakan. Metode pembayarannya beragam mulai dari transfer bank, kartu kredit, mini market, dan lain sebagainya. Kebetulan saya menggunakan metode pembayaran Alfamart karena paling dekat dari rumah hehe. 

Jangan lupa centang pada bagian “I Have Read and Agree to the Terms of Service” pada bagian bawah sebelum checkout. Jika sudah, kita bisa langsung melakukan CheckOut.

6. Halaman selanjutnya akan menampilkan Invoice order layanan yang Anda lakukan, Selanjutnya transfer atau pembayaran melalui minimarket sesuai dengan yang dipilih sebelumnya.


Tekan Bayar Sekarang untuk menampilkan kode pembayaran. Selanjutnya melakukan pembayaran.


Jika sudah melakukan pembayaran maka akan tampil kata lunas pada faktur.


Hosting dan domain akan aktif jika sudah melakukan pembayaran. Setelah ini saya melakukan instalasi wordpress pada Cpanel untuk memulai mengelola blog yang saya inginkan. Jangan ragu untuk memulai karena ada Costumer Services yang siap membantu 24 jam. Jujur sebagai pemula sangat terbantu dengan fitur Live Chat ini. Beberapa kali bertanya dengan sigapnya Costumer Services membalasnya. Saya sudah tiga kali membeli domain melalui IDCloudHost dan baru-baru ini membeli layanan hosting starter pack nya.


Share with your friends

Notification
Halo, terimakasih sudah mengunjungi blog Befinda.my.id dan jangan lupa baca artikel lain disini.
Oke